Dulu salah satu ketakutan terbesar aku tentang traveling ke luar negeri adalah biayanya yang mahal. Semua orang bilang, “Kalau traveling ke luar negeri harus punya banyak uang!” Tapi setelah dua tahun hidup nomad dan traveling + slow living di Asia Tenggara, Eropa, dan Marocco, lebih dari 20 negara, aku sadar kalau traveling hemat alias on budget itu sangat mungkin.
Di artikel ini, aku bakal share tips backpacker murah dan cara liburan hemat tapi tetap seru, khusus buat kamu yang pengin menikmati dunia tanpa bikin dompet menangis.

Hemat Bukan Berarti Menderita
Sebelum masuk ke tips, satu hal penting: hemat bukan berarti menderita.
Aku pernah lihat traveler yang saking berhematnya sampai makan sekali sehari, atau bahkan hanya mie instan. Untuk aku, itu gak perlu. Berhemat harus tetap enjoy dan sehat, jangan sampai pulang dari liburan malah bawa penyakit. Hemat itu soal smart choices, bukan penyiksaan diri.
Tips Traveling Hemat ala Backpacker
Berikut tips hemat ala aku yang sudah terbukti selama perjalanan:
1. Carry On Only: Hemat Bagasi dan Lebih Praktis
Bawa tas kabin saja (carry on only) bisa menghemat separuh biaya tiket pesawat, bahkan lebih. Harga bagasi seringkali setengah dari harga tiket itu sendiri.
Tipsnya:
- Bawa pakaian yang nyaman dan bisa di mix & match
- Skip outfit OOTD tiap hari, fokus ke pakaian fungsional
- Sepatu nyaman yang bisa dipakai sepanjang trip
Hasilnya, perjalanan lebih ringan, praktis, dan hemat biaya transportasi tambahan. Contoh nyata: Dengan carry-on saja, aku bisa hemat ±Rp1,5 juta per penerbangan ke Eropa dibanding check-in bag.
2. Jalan Kaki Selama Traveling
Di Indonesia, jalan kaki sering merepotkan karena fasilitas minim dan polusi tinggi. Tapi di luar negeri, jalan kaki bisa jadi cara hemat transport sekaligus olahraga.
Contohnya:
- Jalan 1–2 km untuk explore tempat baru sangat mudah
- Aku bisa sampai 20 km sehari untuk jalan-jalan
- Menghemat ongkos transport + lebih dekat dengan suasana lokal
Jalan kaki itu hemat dan bikin pengalaman traveling lebih autentik.


3. Makan di Local Restaurant atau Street Food
Selama dua tahun ini, aku jarang makan di restoran fancy atau Michelin Star. Kenapa?
- Makanan di restoran lokal atau street food tetap enak
- Harga jauh lebih terjangkau
- Ikut mendukung ekonomi lokal
Tips: pilih restoran yang ramai dikunjungi penduduk lokal, biasanya kualitas rasa terbaik.
4. Stay di Hostel: Penginapan Murah & Seru
Jangan gengsi tinggal di hostel! Hostel murah seringkali lebih seru daripada hotel biasa:
- Biaya lebih hemat
- Bisa kenal traveler lain, bahkan teman baru untuk explore bareng
- Banyak hostel punya fasilitas menarik, seperti event komunitas atau shared kitchen
Hostel bukan cuma tempat tidur, tapi tempat membangun jaringan travel seru.


5. Skip Tempat Wisata Mahal
Beberapa tempat wisata di luar negeri punya entrance fee tinggi. Contoh:
- Museum $10 ke atas
- Gondola ride hampir 2 juta rupiah
Solusinya: nikmati pemandangan dari luar, atau cari versi gratis di sekitar. Banyak spot keren yang tetap bisa dinikmati tanpa bayar mahal. Masih penasaran? Cek review online sebelum bayar mahal.
6. Gak Usah Beli Oleh-Oleh
Tradisi membawa oleh-oleh sering bikin budget bocor. Solusinya:
- Foto & video sebagai oleh-oleh
- Gratis, hemat tempat di tas, dan jadi kenangan seumur hidup
Ini cara hemat tapi tetap meaningful. Dan gausa ngerasa gaenak kalau pulang traveling tapi ga beliin apapun buat keluarga tau temen ya.
7. Manfaatkan Aplikasi & Loyalty Programs
Beberapa aplikasi dan program bisa bantu traveling hemat:
- Skyscanner / Google Flights → cari tiket murah
- Rome2rio → bandingkan transportasi
- Booking.com / Hostelworld → penginapan murah
- Airbnb Shared Rooms → kadang lebih murah dari hostel
- Loyalty points & promo kartu kredit → hemat tambahan
8. Free Walking Tour & Event Lokal
Di banyak kota besar, ada free walking tour yang dipandu volunteer. Keuntungannya:
- Kenal kota lebih cepat
- Dapat cerita lokal autentik
- Bisa kenal traveler lain
Selain itu, cari event lokal gratis: festival budaya, pasar malam, atau pameran.


9. Bawa Botol Minum & Cemilan
Hal kecil tapi penting:
- Botol minum isi ulang → hemat beli air
- Cemilan supermarket → hemat dibanding jajan di wisata
Kecil tapi berdampak besar ke budget traveling.
10. Budget Tambahan & Tips Lainnya
- Bawa powerbank sendiri → hemat beli di destinasi
- Gunakan transportasi lokal (bus, metro) → lebih murah daripada taksi
- Cari promo event / tiket gratis di situs resmi kota
Singkatnya begini:
| Tips Traveling Hemat | Deskripsi Singkat | Manfaat |
|---|---|---|
| Carry-on Only | Bawa tas kabin saja, skip bagasi check-in | Menghemat biaya tiket & lebih praktis |
| Jalan Kaki Sebanyak Mungkin | Explore kota dengan berjalan kaki | Hemat transportasi + dapat pengalaman lokal lebih autentik |
| Makan di Local Resto / Street Food | Pilih makanan lokal yang murah & enak | Hemat biaya makan + dukung ekonomi lokal |
| Stay di Hostel Murah & Seru | Pilih hostel nyaman dan aman | Hemat penginapan + kenal traveler lain |
| Skip Entrance Fee Mahal | Hindari wisata berbayar mahal | Hemat biaya + tetap bisa nikmati pemandangan |
| Foto & Video Sebagai Oleh-Oleh | Gunakan media digital sebagai kenangan | Gratis, hemat tempat, kenangan bertahan lama |
| Gunakan Aplikasi & Promo | Pakai Skyscanner, Rome2rio, booking apps, loyalty points | Hemat tiket, transport, & penginapan |
| Free Walking Tour & Event Lokal | Ikut walking tour gratis & event lokal | Hemat hiburan + pengalaman budaya autentik |
| Bawa Botol Minum & Cemilan | Isi ulang air & bawa cemilan dari supermarket | Hemat biaya minum & snack selama explore |
| Transportasi Lokal Hemat | Naik bus, metro, atau sepeda sewaan | Hemat biaya transportasi + lebih dekat dengan lokal culture |
FAQ
Q: Bagaimana cara traveling hemat di Eropa?
A: Gunakan carry-on, hostel murah, jalan kaki, makan di local resto, dan skip entrance fee mahal.
Q: Berapa budget harian backpacker hemat?
A: Sekitar Rp300–700 ribu per hari tergantung kota dan gaya hidup.
Q: Apa tips backpacker murah tapi tetap nyaman?
A: Pilih penginapan nyaman tapi murah, makan lokal, bawa barang secukupnya, jalan kaki, dan manfaatkan aplikasi promo.

Final Thoughts
Traveling hemat ala backpacker bukan soal minim uang, tapi soal pilihan pintar. Kalau kamu bisa:
- Pilih biaya penting
- Nikmati pengalaman tanpa boros
- Lihat dunia dengan rasa ingin tahu
…maka kamu sudah jadi backpacker cerdas.
Hemat bukan berarti menderita, hemat berarti menikmati dunia tanpa bikin dompet menangis. Kalau kamu punya tips hemat lainnya, tulis di kolom komentar ya! Bisa bantu traveler lain juga. Cioo!










